Pulau Kadidiri, Eksotisme Pulau Perawan yang Tersembunyi

0
31

Ada saat dimana kita merasa ingin lepas dari kepenatan dan hiruk-pikuk perkotaan. Apabila saat-saat seperti itu datang maka pergi berlibur ke tempat yang masih terbilang perawan atau alami adalah keputusan yang dapat Anda lakukan kali ini. Nah, Pulau Kadidiri dapat menjadi pilihannya!  Di pulau nan elok ini Anda dapat menikmati keindahan taman bawah laut dengan terumbu karang alami. Pesisir pantainya digunduki hamparan pasir putih bersih berkilauan. Lebih jauh ke dalamnya ada hutan yang diperkaya beragam flora dan fauna dan tak kalah memukau.

Pulau Kadidiri adalah salah satu tujuan wisata utama di Taman Nasional Kepulauan Togeandan masuk di dalam kawasannya. Pulau ini disebut-sebut sebagai pulau perawan tersembunyi dengan keindahan yang akan menyegarkan jiwa dan pikiran Anda selepas menyambanginya.

Secara administratif Pulau Kadidiri termasuk dalam kawasan Kota Ampana, Kabupaten Tojo Una-Una, di Sulawesi Tengah. Pulau terpencil ini berjarak tempuh sekira 3-6 jam perjalanan dengan kapal laut dari Kota Ampana menuju Wakai kemudian dilanjutkan sekira 30 menit untuk tiba di Pulau Kadidiri. Keindahan yang bebas polusi dan pesona eksotis yang masih alami dari pulau ini menjadikannya sebagai tujuan wisata utama di kawasan tersebut.
Dengan lokasi yang agak jauh dari pusat aktivitas masyarakat, pulau yang awalnya tidak berpenghuni ini kurang populer di kalangan wisatawan domestik. Akan tetapi, pesona dan kecantikannya telah menarik wisatawan asing untuk bertandang; bahkan ada wisatawan asing yang sudah menetap di pulau ini belasan tahun dengan bekerja sebagai divemaster. Daya tarik Pulau Kadidiri juga telah mengundang pihak investor untuk mendirikan cottage di Pulau Kadidiri. Ada tiga cottage di pulau ini yang dapat dipilih sesuai dengan budget Anda; dua di antaranya dikelola oleh pihak asing, yaitu Kadidiri Paradise (mewah) dan Black Marlin (menengah).

Selain dua cottage tersebut, tidak ada lagi akomodasi lain yang dapat Anda temukan di pulau ini, bahkan tidak pula sumber air tawar. Oleh karenanya, untuk memenuhi kebutuhan lainnya, sebaiknya Anda siapkan saat berada di Ampana atau Wakai, seperti untuk kebutuhan akan makanan ringan, air, uang tunai, dan lainnya. Akan tetapi, selain memenuhi kebutuhan penginapan, cottage tersebut juga menjual snack, menyediakan makanan 3 kali sehari bagi tamu, juga menyewakan perlengkapan yang dibutuhkan untuk penyelaman.

Saat Anda menginjakkan kaki di pulau ini maka kemungkinan besar saat itu pulalah Anda untuk sementara seakan tidak terhubung dengan peradaban. Hal ini dikarenakan selain sumber air tawar, sinyal ponsel pun terbilang hal yang susah didapatkan di kawasan ini.

Kegiatan

Taman bawah laut Kadidiri adalah salah satu yang terindah di lautan Sulawesi selain Bunaken, tentunya masih terjaga kelestariannya.  Di Pulau ini, berbagai aktivitas wisata yang menyenangkan dapat dilakukan seperti berenang, berlayar, menyelam, memancing, berjemur di sepanjang pantai, trekking hutan tropis, dan lain sebagainya.

Hanya berjarak sekira 5 meter saja dari bibir pantai, keindahan bawah laut Pulau Kadidiri yang penuh dengan terumbu karang yang cantik sudah dapat memanjakan mata. Bahkan tanpa alat snorkeling atau diving, eksotisme terumbu karang yang masih apik terjaga tersebut tampak jelas di bawah air yang sejernih kristal. Untuk pemandangan yang lebih luar biasa, tentu perlu menyelami taman sekitar Pulau Kadidiri lebih dalam lagi. Bersiaplah menyaksikan beragam warna terumbu karang, ikan beragam jenis corak dan warna, hiu, penyu, dan pesona bawah laut lainnya.

Selain di Pulau Kadidiri, pulau-pulau terdekat dengannya juga memiliki potensi wisata yang memikat. Jangan lupa bekali diri dengan perlengkapan snorkeling atau divingsunblock, kamera under water, dan makanan saat menjelajahi kecantikan di sekitar pulau terpencil ini. Beberapa titik penyelaman yang terkenal salah satunya terletak di Pulau Taipi yang berjarak sekira 4 kilometer dari Kadidiri. Pulau ini memiliki pesona taman bawah laut yang luar biasa cantik dan untuk mencapainya dapat ditempuh dengan menggunakan speedboat.

Keindahan alam bahari yang didukung latar belakang sejarah merupakan nilai tambah bagi sebuah tujuan wisata. Sekira 16 km dari Pulau Kadidiri ke arah timur laut, tersimpan apik sebuah bukti sejarah Perang Dunia II, yaitu puing pesawat pembom milik sekutu: pesawat B 24. Puing pesawat berusia puluhan tahun ini otomatis menjadi tempat bagi beragam terumbu karang dan biota laut lainnya untuk bermukim. Menjelajahi tiap sudut bangkai pesawat bawah laut tentu menjadi pengalaman yang mengesankan.

Apabila ingin memancing, mintalah guide untuk mengantar ke Kundurang. Selain terkenal memiliki gradasi warna air laut yang memikat, kejernihan airnya akan menampilkan pesona batu karang menski tanpa menyelam. Kundurang memang terkenal sebagai lokasi pemancingan ikan laut.

Kunjungi juga Pulau Una-Una, satu-satunya pulau di kawasan Togean yang pesisirnya berpasir hitam serta memiliki titik penyelaman yang menawan. Selain wisata bahari, di pulau ini terdapat Gunung Colo setinggi 2.509 meter dan merupakan gunung api yang masih aktif. Di tempat ini akan Anda temui pasir di sepanjang pesisir pantai yang berwarna hitam.

Apabila Anda berhasrat untuk berinterkasi dengan masyarakat di sekitar kawasan ini maka Pulau Batudaka dapat menjadi tujuan selanjutnya. Pulau ini memiliki hutan bakau dengan pemandangan alam yang memikat serta merupakan pulau terbesar dari sekira 60 pulau di kawasan Taman Nasional Togean. Di pulau ini tepatnya di Desa Bomba bermukim masyarakat Togean. Keindahan alam dan nuansa pemukiman yang tidak biasa adalah suguhan wisata yang tidak ada di tempat lain. Pilihan lain adalah berinteraksi lebih dekat dengan kehidupan Suku Bajo di Pulau Siatu. Suku Bajo sendiri dikenal sebagai pelaut ulung di Nusantara.

Selain kegiatan tersebut di atas, bagi Anda yang gemar menjelajahi hutan maka Pulau Kadidiri memiliki hutan tropis yang kaya dan subur. Trekking ke dalam hutan dapat dijadikan agenda selanjutnya sambil menyaksikan burung-burung cantik penuh warna serta beragam flora dan fauna khas Sulawesi lainnya.

Akomodasi

Seperti telah disebutkan sebelumnya, hanya ada 3 cottage untuk memenuhi kebutuhan penginapan bagi wisatawan Pulau Kadidiri, yaitu: Pondok Lestari (sederhana), Black Marlin (menengah), dan Kadidiri Paradise (mewah).

Pondok Lestari adalah satu-satunya cottage yang dikelola oleh masyarakat lokal. Pondok Lestari cukup terkenal terutama di kalangan wisatawan backpacker sebab harganya paling murah dibanding dua lainnya. Akan tetapi, tentu saja harga tersebut sebanding dengan fasilitas yang disediakan. Pondok Lestari menyediakan tarif berkisar Rp100.000-150.000,- per malamnya dengan tiga kali makan.

Black Marlin adalah cottage yang terbuat dari kayu milik seorang berkebangsaan Inggris. Apabila memiliki uang lebih, cottage ini dapat menjadi pilihan tempat menginap yang lebih nyaman. Pondok ini juga menyediakan makanan tiga kali sehari untuk tamunya. Tarif per malam mulai dari Rp200.000,-.

Kadidiri Paradise Resort adalah akomodasi yang tepat bagi mereka yang ingin menikmati sedikit kemewahan di sebuah pulau terpencil di kawasan Togean. Bungalo di Kadidiri Paradise terbilang mewah dengan sebuah dek dimana wisatawan dapat menikmati pemandangan menawan di sekitarnya.

Sarana akomodasi ini juga menyediakan trip perahu dalam kegiatan snorkeling bagi pengunjungnya. Kebutuhan alat dan perlengkapan selam juga tersedia di ketiga cottage tersebut dengan pembayarannya dapat menggunakan kartu kredit. Tarif per malam sudah termasuk makan tiga kali sehari dimana menu utama sebagian besar berupa ikan atau seafood.

Kuliner

Menu olahan ikan atau seafood adalah menu andalan dan utama di Pulau Kadidiri. Disediakan khusus oleh pengelola pondok penginapan sebanyak tiga kali sekali dan sudah termasuk dalam biaya penginapan per malam. Oleh karena itu, tak banyak pilihan kuliner yang dapat dinikmati di kawasan pulau cantik yang tersembunyi ini, selain apa yang dimasak dan disajikan oleh pengelola penginapan.

Berkeliling

Mengelilingi area Pulau Kadidiri dan sekitarnya, sebaiknya menyewa speedboat yang akan mengantar ke titik-titik penyelaman. Tarif sewa speedboat berkiasar antara Rp300.000,- hingga Rp500.000,- per hari. Setibanya di titik-titik tersebut, berenang, snorkeling, atau diving tentu merupakan cara yang paling tepat untuk merekam eksotisme bawah laut Togean, khususnya daerah sekitar Pulau Kadidiri.

Untuk menjelajahi hutan, trekking atau berjalan kaki tentu menjadi kegiatan yang menyenangkan. Kegiatan ini tidak akan membosankan mengingat hutannya kaya beragam flora dan fauna. Jangan lupa arahkan pandang Anda sesekali ke atas pepohonan karena di temapt ini ada banyak jenis burung eksotis. Pastikan kamera siap sedia tentunya untuk mengabadikan kecantikan penghuni hutan tropis Sulawesi yang tiba-tiba muncul di hadapan mata.

Transportasi

Taman Nasional Kepulauan Togean terletak di Kabupaten Tojo Una-Una, Sulawesi Tengah, dapat ditempuh sekira 6 jam perjalanan darat dari Palu, ibu kota Sulawesi Tengah. Dari Ampana (ibu kota Kabupaten Tojo Una-Una). Perjalanan berikutnya dilanjutkan menuju Wakai menggunakan kapal laut dengan memakan waktu sekira 5 jam. Dari Wakai ke Pulau Kadidiri jarak tempuhnya hanya 5 kilometer atau sekira 30 menit dengan speedboat.

Dari Manado, Pulau Kadidiri dapat ditempuh dengan rute sebagai berikut: pesan tiket penerbangan (hanya 2 kali dalam seminggu) menuju Luwuk, kemudian naik bus menuju Ampana (sekira 8 jam perjalanan). Dari Ampana, naik speedboat menuju Pulau Kadidiri sekira 30 menit perjalanan. Pilihan jalur lainnya adalah terbang dari Manado ke Gorantalo. Selanjutnya, naik kapal ferry selama 13-15 jam ke Wakai, setidaknya ada satu ferry tiap minggunya. Bagi yang mabuk laut tidak disarankan memilih jalur ini karena perjalanan selama belasan jam terombang-ambing di laut bukanlah sesuatu yang nyaman. Dari Gorontalo, dapat juga naik mobil menuju ke Marisa (sekira 3 jam), dilanjutkan naik perahu sewaan menuju Wakai selama 5-7 jam.

Dari Makassar, Sulawesi Selatan, perjalanan menuju Kota Ampana dapat ditempuh dalam waktu 14 jam perjalanan dengan bus melalui RantepaoTana Toraja. Dari Ampana, perjalanan menuju Pulau Kadidiri sekira 30 menit dengan speedboat. Untuk menjelajahi Pulau Kadidiri sebaiknya menyewa dengan tarif sekitar Rp300.000 hingga Rp500.000­ per hari; harga ini tergantung dengan jenis kapal dan rute perjalanan.

Tinggalkan Balasan