ADA yang bakal seru di Luak Nan Tuo Tanahdatar kali ini, yakni ajang pacu jawi yang memang terkenal unik. Gelaran itu menjadi buruan oleh para penghobi fotografi dan juga masyarakat di Tanahdatar.

Kegiatan yang diselenggarakan di Padang Magek mulai 23, 30 Juni dan 7, 14, 21 Juli mendatang yang bekerjasama dengan IKPM Nusantara pulang basamo ini memanfaatkan atraksi usai panen yang sudah turun-temurun sehingga menjadi hiburan tersendiri bagi masyarakat setempat. Bahkan, turis mancanegara pun tidak segan-segan masuk sawah berlumpur demi mendapat sebuah momen pacu jawi.

Sebagai permainan anak nagari dan unik, Wakil Bupati Zuldafri Darma mengimbau masyarakat dan OPD terkait untuk tetap dukung melestarikan atraksi ini.

“Saat ini, pacu jawi booming dan sudah diabadikan oleh fotografer dalam dan luar negeri. Event  pacu jawi ini juga masuk nominasi Atraksi Budaya Terpopuler Indonesia (API) tahun 2018. Jadi mari kita dukung, dengan mengetik API 8C kirim ke 99386 via SMS,” sebutnya.

Wakil Bupati sendiripun ikut merasakan langsung pengalaman pacu jawi tersebut. Setelah membuka secara resmi, Wabup berkesempatan untuk menjadi joki dari sepasang sapi yang sudah disiapkan.

Tampaknya ia terlampau semangat dalam memacu sapi-sapinya. Alhasil, Wabup Zuldafri terlempar masuk lumpur diiringi gemuruh teriakan penonton yang menyorakinya.

Tokoh perantau Padang Magek Alisar mengatakan, ajang ini sebagai rangkaian dari kegiatan pulang basamo tahun 2018. Sebelumnya sudah dilaksanakan pertandingan bola kaki anak PAUD. Ada pula futsal yang diikuti oleh seluruh jorong yang ada di Padang Magek dengan memperebutkan tropi bergilir.

“Saya mengucapkan terima kasih, pada pemerintah daerah, pemerintah nagari dan masyarakat yang telah menyukseskan agenda pulang basamo tersebut,” Alisar menambahkan.

Tinggalkan Balasan