JAKARTA – Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya mendukung penyelenggaraan Putra-Putri Pariwisata Nusantara 2018 yang bertema ‘Explore Wonderful Indonesia’s Marine Tourism’ di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona Jakarta, kantor Kementerian Pariwisata, Jumat malam (14/8/2018).

Penyelenggaraan ajang Putra-Putri Pariwisata Nusantara (PPPN) oleh Yayasan EL JOHN Indonesia bekerja sama dengan Kementerian Pariwisata (Kemenpar) yang kali ini mengangkat tema ’Explore Wonderful Indonesia’s Marine Tourism’ dalam rangka mencari putra-putri terbaik yang dapat menjadi endorser dalam memperkenalkan destinasi-destinasi wisata Indonesia kepada masyarakat luas di era digital saat ini.

Menpar Arief Yahya mengapreasiasi penyelenggaraan PPPN 2018 yang tahun ini mengangkat tema ’Explore Wonderful Indonesia’s Marine Tourism’karena wisata bahari (marine tourism) menjadi salah satu produk wisata unggulan Indonesia yang dikenal sebagai negara marine destination kelas dunia.

“Tema ini sangat tepat karena pemerintah fokus dalam mengembangkan wisata bahari, yang diharapkan akan memberikan kontribusi sebanyak 4 juta wisatawan mancanegara (wisman), 500 ribu di antaranya wisman kapal pesiar (cruise) dari target 20 juta wisman pada 2019,” kata Menpar Arief Yahya.

Menpar Arief Yahya mengatakan, peran generasi muda dalam mengembangkan pariwisata di Tanah Air sangat srategis khususnya dalam memaksimalkan platform digital tourism karena selain dapat menjadi endorser untuk memperkenalkan destinasi-destinasi wisata Indonesia kepada masyarakat luas, juga dapat sebagai marketer dalam memperkenalkan branding Pesona Indonesia maupun Wonderful Indonesia melalui media sosial maupun media lainnya.

Menpar menjelaskan, Kemenpar bersama stakeholder pariwisata menerapkan tiga strategi dalam mencapai target kunjungan 17 wisman tahun ini yakni dengan memberikan insentif kepada airlines, program Hot Deals ViWI (Visit Wonderful Indonesia) 2018, serta digital marketing platform competing destination model (CDM).

“CDM adalah teknologi baru untuk merancang konten iklan yang relevan dengan perilaku dari masing-masing segmen travellers. Kita harus punya digital marketing platform, sehingga kita bisa tau, orang yang sedang ‘look’ berapa orang, kemudian orang yang ‘look’ lalu menjadi search berapa dan yang menjadi pay berapa. Akan tetapi saat orang sedang look atau seacrh –semula kita tidak bisa mempengaruhi—dengan platform CDM bisa kita pengaruhi,” kata Menpar.

Ketua Yayasan EL JOHN Indonesia Johnnie Sugiarto mengatakan, acara Grand Final PPPN 2018 diikuti 34 provinsi, masing-masing provinsi diwakili 2 orang (putra-putri). Mereka sebelumnya ikut tahapan pemilihan di tingkat kabupaten dan tingkat provinsi.

Para finalis PPPN 2018 sebelum mengikuti grand final masuk dalam masa karantina untuk mengikuti program pembekalan, workshop penulisan di medsos dan media serta presentation masing-masing finalis, focus group disscussion, one on one interview, visit dan latihan koreografi.

Pada penyelenggaraan edisi yang ke-2 ini pemilihan P3N 2018 diikuti 23 pasang peserta dari 23 provinsi yang ada di Indonesia. Masing-masing provinsi diwakili oleh pasangan Putra Putri Pariwisata terbaiknya. Para peserta ini akan menjalani masa karantina dari 18-28 April 2018 di Best Western Mangga Dua Hotel Jakarta.

Selama masa karantina peserta akan diberikan berbagai materi pariwisata, budaya, cara menulis, intrepreneur hospitality, kepribadian, bahaya narkotika serta kemaritiman. Juga berbagai kegiatan lainnya yaitu uji bakat dan Parade national kostum bertempat di Mall Kota Kasablanka, Presentasi Destinasi Wisata, Forum Diskusi dan one on one interview.

“P3N diselenggarakan sejak 2017 silam bermula dari banyaknya permintaan pemerintah daerah yang telah melakukan pemilihan Putra Putri Pariwisata daerah tapi hanya stop sampai di daerah saja, karena banyaknya permintaan daerah tersebut, maka pada tahun 2016 Menteri Pariwisata Arief Yahya mendorong Yayasan EL JOHN Indonesia menyelenggarakan pemilihan Putra Putri Pariwisata tingkat nasional,” tambahnya.

SHARE
Admin
GenPINews.com merupakan buah karya dari Generasi Piknik Indonesia yang dikelola oleh Tim Redaksi GenPI News Indonesia dengan jaringan yang ada di seluruh Indonesia.

Leave a Reply