PEKANBARU – Keluarga besar komunitas Generasi Pesona Indonesia (GenPI) bertambah. Sabtu (3/3/2018), GenPI Riau resmi diluncurkan. Lokasinya di Anjungan Idrus Tintin, Pekanbaru, Riau. GenPI kini berdiri di 16 provinsi.

Anjungan Idrus Tintin sengaja dipilih sebagai tempat launching. Karena, bangunan ini adalah ikon kuat Riau yang kental nilai budaya.

Tarian Sekapur Sirih menjadi pembuka launching GenPI Riau. Disusul dengan tarian-tarian tradisional lainnya. Tarian-tarian yang ditampilkan sangat khas budaya Riau dan Melayu.

Kepala Dinas Pariwisata (Kadispar) Provinsi Riau, Fahmizal Usman mengatakan, komunitas di bawah naungan Kementerian Pariwisata ini
sangat membantu promosi pariwisata.

Dijelaskan Fahmizal, Dispar sudah bersiap memperkuat GenPI sejak akhir tahun 2017.

“GenPI itu militan pariwisata. Kita harap komunitas-komunitas di Riau
dapat bergerak seperti GenPI. Makanya kita dorong terus untuk meningkatkan promosi wisata Riau,” ujar Fahmizal.

Dikatakan Fahmizal, GenPI Riau akan fokus pada promosi wisata. Caranya melalui teknologi digital yang mengoptimalkan penggunaan blog dan media sosial.

“Genpi Riau berisi lintas komunitas. Dari yang hobby travelling, fotogragi, videografer, penikmat kuliner, sampai blogger, dan vlogger. GenPI juga ikut promosi 100 Calendar Of Event pariwisata nasional,” ungkap Fahmizal.

Staf Khusus Menteri Pariwisata Bidang Komunikasi, Don Kardono, memberikan dukungan atas terbentuknya GenPI Riau.

“GenPI Riau pasti di-support penuh seperti GenPI lainnya. Apalagi, Riau merupakan wilayah crossborder. Sangat potensial mendatangkan wisatawan mancanegara. Event-event yang ada di Riau juga banyak yang berkelas internasional,” terang Don Kardono.

Ditambahkannya, GenPI Riau merupakan mesin branding pariwisata. Komunitas inilah yang menjadi “mata” dan ‘telinga’ Kemenpar di Riau. “Bersama stakeholder lainnya, GenPI akan aktif membangun pariwisata Indonesia secara masif,” katanya.

Don Kardono mengingatkan agar GenPI bisa terus aktif. Caranya, dengan menggelar events. Bisa melihat calendar of events, destinasi wisata, maupun kebijakan kepariwisataan.

“Misalnya membuat event di destinasi yang ada di Riau. Atau membuat destinasi digital atau pasar digital. Seperti yang dilakukan GenPI daerah lain. Kemudian lomba foto di IG, lomba video di Youtube, dan lainnya,” katanya.

Don Kardono menambahkan, GenPI harus lebih kreatif dalam mencari tema-tema unik dan kekinian.

“GenPI pasti pintar membuat netizen penasaran dan mencari tahu info seputar cuitan yang akan diviralkan di dunia maya. Yang penting no hoax, no SARA, dan no politics,” ujarnya.

Dukungan juga diberikan Pembina GenPI Nasional, Mansur Ebo, dan perwakilan dari GenPI dari berbagai daerah.

Menurut Mansur Ebo, para aktivis dunia maya yang tergabung di GenPI, sudah terbukti handal dalam membuat trending topik. Buktinya, dalam beberapa saat sejak launching, taggar #WelcomGenpiRiau nangkring di top trending topik.

“Pemilihan taggar memang jadi kunci utamanya. Lewat taggar itu, cuitan yang diposting anak-anak GenPi bisa didorong menjadi trending,” kata Ebo.

Menurutnya, komunitas GenPi akan saling memberikan informasi. Mereka juga mengajak rekan-rekannya untuk berpartisipasi menggunakan taggar tersebut.

“Hampir setiap hari, semua channel media sosial semakin penuh dengan foto, video, grafis, slide show, tentang pariwisata. Perbincangan seputar destinasi, events, festival, dan semua kebijakan kepariwisataan semakin seru dan menarik,” pungkas Ebo.

Sementara Menteri Pariwisata Arief Yahya berharap, GenPI Riau mempunyai formulasi ideal untuk memperkenalkan pariwisata. Sebab, ada 64 event unggulan pariwisata yang dimiliki Riau tahun ini.

Di antaranya 3 event yang sudah go international yaitu Bakar Tongkang, Festival Bono, dan Pacu Jalur, tiga event ini masuk dalam 100 Event Wonderful Indonesia.

Bakar Tongkang merupakan tradisi masyarakat Tionghoa, Kabupaten Rokan Hilir, yang akan berlangsung di Bagansiapiapi pada 29-30 Juni 2018, Festival Bono (Bekudo Bono) yaitu kegiatan mengarungi gelombang (beserlancar) bono dengan menggunakan perahu (sampan) kayu di Kecamatan Teluk Meranti pada 24-25 November 2018.

Berikutnya Pacu Jalur. Yaitu lomba mendayung di sungai dengan menggunakan sebuah perahu atau jalur dari kayu dengan panjang mencapai 25-40 meter dan lebar 1,3-1,5 meter. Event ini akan berlangsung di Kabupaten Kuantan Singingi, 22-25 Agustus 2018.

“GenPI Riau mungkin masih baru. Tapi, mereka memiliki potensi besar. Mereka punya formulasi ideal untuk mempromosikan potensi pariwisata. Konsep go digital ini sudah ideal. Sekarang kreativitas mereka yang diperlukan,” kata Menpar Arief Yahya.

SHARE
Admin
GenPINews.com merupakan buah karya dari Generasi Piknik Indonesia yang dikelola oleh Tim Redaksi GenPI News Indonesia dengan jaringan yang ada di seluruh Indonesia.

Leave a Reply