AMBON – Dinas Pariwisata Provinsi Maluku menggelar Deseminasi ITX (Indonesia Tourism Exchange) yang berlangsung 19-20 Februari di kantor setempat.

ITX yang merupakan marketplace digital ini menjadi salah satu tempat bertemu pelaku bisnis pariwisata dalam memasarkan produk secara online. Dengan ITX, seller dapat memasarkan live inventory kepada buyer. Sedangkan buyer mendapat kemudahan memperoleh inventory pariwisata Indonesia yang lebih banyak dan berkualitas.

ITX sendiri mendukung pelaku pariwisata Indonesia “Go Digital” dengan meningkatkan customer experience secara comprehensive dan cost effective.

Dalam kegiatan yang diikuti oleh para pelaku usaha di bidang pariwisata ini terdiri dari pemilik akomodasi (guest house, homestay), penawar tur (tour and travel) serta pengurus GenPI Maluku yang membahas berbagai agenda seperti edukasi masyarakat, khususnya para pelaku usaha di bidang pariwisata untuk mendigitalisasi produk mereka.

Pada hari pertama, Senin (19/02/2018) terdapat beberapa narasumber yang memberikan paparan, antara lain Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Maluku yang diwakili Kepala Bidang Kelembagaan Erawan Asikin, Sales Activation and Webmaster ITX Ibnu Mubarok dan Marketing Officer ITX Diandra Arinita.

Pada hari pertama ini para peserta diseminasi diberi wawasan baru mengenai digitalisasi produk pariwisata itu menjadi hal yang penting untuk dilakukan dan Peningkatan Kapasitas Usaha Masyarakat di bidang Pariwisata dengan Go Digital yang difasilitasi oleh Kemenpar dan ITX.

“ITX dapat meningkatkan penjualan industri pariwisata nasional, menyediakan pasar sebagai titik bertemu antara penyedia produk dan pembeli serta dapat meningkatkan efisiensi bisnis wisata,” jelas Ibnu.

Sementara di hari kedua, Selasa (20/02/2018) lebih difokuskan dalam pendaftaran produk kemudian pemasukan data dalam sistem ITX. Pada akhir sesi juga diadakan pengisian Perjanjian Kerja Sama Provider selama setahun bersama ITX.

“Proses Go Digital bersama ITX tidak berhenti hanya di diseminasi ini, nantinya ITX akan mengikuti terus perkembangan dari para peserta ini dan membantu. Setelah data yang masuk di sistem, nantinya akan juga dilakukan kurasi, jika sudah sesuai maka akan langsung LIVE di sistem ITX,” pungkas Dhiandra.

Diharapkan dengan adanya diseminasi ini tujuan dari Kementerian Pariwisata untuk mendigitalisasikan destinasi wisata dapat tercapai serta juga dapat membawa manfaat dan beberapa produk para pelaku usaha akomodasi bisa langsung online.

Dinas Pariwisata Provinsi Maluku menggelar Deseminasi ITX (Indonesia Tourism Exchange) yang berlangsung 19-20 Februari di kantor setempat.

Leave a Reply